Rabu, 09 Januari 2013

Kinerja Memori Pada komputer


Kinerja Memori Pada komputer

Seringkali terjadi salah pengertian atau salah persepsi pada saat membahas tentang memori. Pengertian beberapa orang bahwa memori adalah 'komponen' yang  berbentuk  segi  empat  dengan  beberapa  pin  di  bawahnya.  Komponen  tersebut dinamakan  memory  module.  Padahal  pengertian  sebenarnya memori adalah bagian dari komputer tempat data – data dan program – program disimpan. Walaupun konsepnya sederhana, memori memiliki aneka ragam jenis, teknologi, unjuk kerja serta harga. Secara umum memori terbagi menjadi dua, yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal adalah memori yang dapat diakses langsung oleh processor, contohnya adalah main memori, register dan cache memori. Pengelompokan dari memory internal juga terbagi atas : RAM (Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). Sedangkan memori eksternal adalah memori yang diakses oleh processor melalui piranti I/O, seperti disket dan hardisk. Akan tetapi, pada intinya keduanya adalah sama – sama tempat penyimpanan data maupun program – program (Wijaya, 2006, hal.85).  
Ada tiga lokasi keberadaan memori di dalam sistem komputer, yaitu :
1.     Memori lokal
Memori ini built-in berada dalam CPU (mikroprosesor), dan diperlukan untuk semua kegiatan CPU. Memori ini juga disebut register.
2.     Memori internal
Berada di luar CPU tetapi bersifat internal terhadap sistem komputer, Diperlukan oleh CPU untuk proses eksekusi (operasi) program, sehingga dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU) tanpa modul perantara,  Memori internal sering juga disebut sebagai memori primer atau memori utama. Memori internal biasanya menggunakan media RAM
3.     Memori eksternal
Bersifat eksternal terhadap sistem komputer dan tentu saja berada di luar CPU, Diperlukan untuk menyimpan data atau instruksi secara permanen. Tidak diperlukan di dalam proses eksekusi sehingga tidak dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU). Untuk akses memori eksternal ini oleh CPU harus melalui pengontrol/modul I/O. Memori eksternal sering juga disebut sebagai memori sekunder.  Memori ini terdiri atas perangkat storage peripheral seperti : disk, pita magnetik, dll.(Widodo, 2005, hal.96).
          Pada metode akses memori terdapat empat jenis pengaksesan satuan data, yaitu : Sequential Access, Direct Access, Random Access, dan Associative Access
1. Sequential Access
            Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data, yang disebut record. Akses dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Informasi pengalamatan dipakai untuk memisahkan record-record dan untuk membantu proses pencarian. Mekanisme baca/tulis digunakan secara bersama (shared read/write mechanism), dengan cara berjalan menuju lokasi yang diinginkan untuk mengeluarkan record. Waktu access record sangat bervariasi. Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetik.
2.    Direct Access
            Seperti sequential access, direct access juga menggunaka shared read/write mechanism, tetapi setiap blok dan record memiliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik.  Akses dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general vicinity) untuk mencapai lokasi akhir.  Waktu aksesnya bervariasi.  Contoh direct access adalah akses pada disk.
3.    Random Access
            Setiap lokasi dapat dipilih secara random dan diakses serta dialamati secara langsung. Waktu untuk mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan bersifat konstan. Contoh random access adalah sistem memori utama.
4.    Associative Access
            Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya. Seperti pada RAM, setiap lokasi memiliki mekanisme pengalamatannya sendiri. Waktu pencariannya tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh associative access adalah memori cache.
Kapasitas register (memori lokal) dinyatakan dalam bit. Kapasitas memori internal biasanya dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte  = 8 bit) atau word. Panjang word umum adalah 8, 16, dan 32 bit. Kapasitas memori eksternal biasanya dinyatakan dalam byte. (Wijaya, 2006, hal.46)
Tingkatan/ Hirarki dari memori
Keterangan dari gambar diatas adalah, semakin kebawah hirarki, maka :
1. Penurunan harga per bit nya
2. Peningkatan kapasitas
3. Peningkatan waktu acces
4. Penurunan frekuensi acces memori oleh CPU